Choiri Setyawan™ |
22. Sep, 2009 |
Articles
Niat hati sudah tak pulang, kuat nian untuk tak menuju kampung halaman merayakan lebaran bersama keluarga ‘tercinta’ … sudah dilakukan rencana – rencana yang cukup matang yang kiranya bisa menemani saat aku bersuka lebaran di ibukota.
MEnjadi sedikit berdebar dan trenyuh atas informasi dan berita yang diterima, segala sesuatu yang menjadi urusan hati dan pertimbangan fikir. Aku menjadi lebih luluh dengan situasi yang ada saat ini.
Demi cinta aku pulang.. aku menuju kampung halaman dengan iringan takbir yang berkumandang disela – sela suara gemuruh lokomotif Argo Lawu. Sungguh terasa hati ini semakin menjadi bimbang dan resah atas hal – hal terjadi, bimbang akan sebuah keputusan, resah atas sebuah pernyataan.
(more…)
Tags:cinta, demi cinta, kasih sayang, lebaran, mudik
Choiri Setyawan™ |
08. Sep, 2009 |
Articles
Huff.. banyak hal memang biasa terjadi pada manusia, tentunya karena manusia itu punya segudang permasalahan yang tiap hari silih berganti berdatangan. Dari masalah kecil hingga masalah yang menyebabkan stress semua menjadi satu bagian dari warna kehidupan yang kita alami.
Di mana ada masalah di situ pasti ada solusinya, itulah yang menjadikan orang menjadi lebih bertindak positif dan menjadi pribadi yang tahan banting untuk bisa menghadapi segala problematika yang melanda.
(more…)
Tags:lebaran, maaf, mudik, puasa
Choiri Setyawan™ |
14. Apr, 2009 |
Articles
Hm.. entah karena mau pesta nyontreng (red:pemilu) atau karena libur panjang, orang – orang pada pulkam. Banyak fasilitas transportasi yang full booked, full semua dech. Selain full juga harganya lebih dari biasanya (hari – hari biasa).
8 April 2009, masuk terakhir sebelum libur panjang pemilu dan harinya umat nasrani. Bahkan ada yang sudah nyicil libur alias cuti. Ada juga yang belum teng pulang udah pada kaboor. Niatnya sich seperti itu juga, kaboor sebelum usai jam kerja, tapi dipikir – pikir kok yo ndadak mekso men..(kok memaksakan diri gitu.) Masih nyantai seperti biasa saja, pulang jam 18.00. Sebelum pulang, Babe sempat nanya, “besok mau nyontreng apa?” Aku jawab dengan pasti, ya Partai Keluarga Saya pak. hehe.
Selepas Babe pulang, aku juga menyusul beliau untuk segera mengganti isi tasku dan menyampaikan pesan ke sedulur kosku yang kadang ganteng, hehe. Nitip kunci kamar dan nitip laptop jatah dari kantor. Sipp.. Pak’e Bu’e …..kula mantuk!!
(more…)
Tags:full, gambir, jalan, mudik