<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Choiri Setyawan™ &#187; heran</title>
	<atom:link href="http://blog.choirisetyawan.com/tag/heran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.choirisetyawan.com</link>
	<description>Always SmiLe for my Motivation</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Aug 2010 11:56:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Semoga abis ini naik kelas&#8230;</title>
		<link>http://blog.choirisetyawan.com/2009/11/13/semoga-abis-ini-naik-kelas/</link>
		<comments>http://blog.choirisetyawan.com/2009/11/13/semoga-abis-ini-naik-kelas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 00:16:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Choiri Setyawan™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Malam]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Terbang]]></category>
		<category><![CDATA[dua kali]]></category>
		<category><![CDATA[heran]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[sentilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.choirisetyawan.com/?p=969</guid>
		<description><![CDATA[Alamak jaaang&#8230; inilah satu hal yang sering dialami manusia, semuanya pasti mengalami , besar kecil, dalam bentul materiil maupun spirituil beragam bentuk dan bermacam jalan. 11 November 2009 dini hari [kira - kira] macan ku di gondol orang tepat di depan pintu kamarku. Ck Ck Ck.. heran dech..
Musibah, itulah yang sering dialami manusia, “ Al-ladhiina [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Alamak jaaang&#8230; inilah satu hal yang sering dialami manusia, semuanya pasti mengalami , besar kecil, dalam bentul materiil maupun spirituil beragam bentuk dan bermacam jalan. 11 November 2009 dini hari [kira - kira] macan ku di gondol orang tepat di depan pintu kamarku. Ck Ck Ck.. heran dech..</p>
<p align="justify"><a href="http://blog.choirisetyawan.com/2009/06/20/dapet-sentilan-nich/">Musibah</a>, itulah yang sering dialami manusia, <strong>“ Al-ladhiina idha ashobathum musibah qolu in-na lillahi wa inna ilaihi roji’uun”</strong>  . Dunia ini sarat dengan kesulitan dan kesusahan; diciptakan secara fitrah untuk dipenuhi dengan beban dan ancaman, aral rintangan serta berbagai cobaan. Tak ubahnya dingin dan panas, yang memang harus dirasakan oleh para hamba-Nya. Allah berfirman : &#8220;Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.&#8221; (Al-Baqarah : 155). </p>
<p><span id="more-969"></span></p>
<p align="justify">Cobaan adalah lawan dari tujuan dan memang bertentangan dengan angan-angan dan kesenangan menikmati kelezatan hidup. Setiap orang pasti merasakannya, walau dengan ukuran yang berbeda, sedikit atau banyak. Seorang mukmin diberi ujian sebagai tempaan baginya, bukan siksaan. Terkadang cobaan itu ada dalam kesenangan, terkadang juga ada dalam kesusahan. Allah berfirman : &#8220;Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran…&#8221; (Al-A&#8217;raaf : 168).</p>
<p align="justify">Satu hal yang dibenci kadang mendatangkan kesenangan, satu hal yang disukai kadang mendatangkan kesusahan. Janganlah merasa aman dengan kesenangan, karena bisa saja ia menimbulkan kemudharatan. Janganlah merasa putus asa karena kesulitan, karena bisa jadi akan mendatangkan kesenangan. Allah berfirman, artinya : &#8220;Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.&#8221; (Al-Baqarah : 216).</p>
<p align="justify">Segala cobaan itu ada batasnya di sisi Allah. Jangan mengucapkan kata-kata makian, karena satu kata yang mengalir dari lidah, dapat membinasakan seseorang. Seorang mukmin yang kuat akan tegar menghadapi beban berat. Hatinya tidak akan berubah dan lisannya tidak akan mengutuk. Redamlah musibah itu dengan mengingat janji pahala dan kemudahan dari Allah, sehingga cobaan itu berlalu tanpa kita mengutukinya.</p>
<p align="justify">Weww&#8230; panjang.. nya ampe bercerita dan menyampaikan beberapa ayat.. ^_^ , kalo positifnya ya seperti itu, negatifnya kadang ya cukup nyesek [manusiawi laah...] , tapi memang begitu kondisinya, bisa dibilang bodoh juga sampai bisa kehilangan sesuatu dua kali, di lokasi yang sama, di waktu yang hampir bersamaan, hm™.. harinya beda nich..</p>
<p align="justify">Kaget,<del datetime="2009-11-13T00:03:18+00:00"><em> ngelu ndasku</em></del> sampai &#8211; sampai temen ku juga ikutan pusing memikirkan nya, dan heran akan keadaan yang terjadi. Yaa.. mungkin emang gak bakat ataupun juga salah pilih merk. hehehe</p>
<p align="justify">Semoga banyak diberikan hal yang lain yang lebih nikmat, tetep dalam jiwa &#8211; jiwa yang tenang dan selalu bersabar dan Semoga abis ini naik kelas&#8230;&#8230; Amin..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.choirisetyawan.com/2009/11/13/semoga-abis-ini-naik-kelas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masih Heran</title>
		<link>http://blog.choirisetyawan.com/2009/04/17/masih-heran/</link>
		<comments>http://blog.choirisetyawan.com/2009/04/17/masih-heran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 08:32:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Choiri Setyawan™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kata]]></category>
		<category><![CDATA[Terbang]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[gendeng]]></category>
		<category><![CDATA[heran]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.choirisetyawan.com/?p=716</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ini adalah episode tulisan heran yang kedua, yang sempat aku torehkan di sini. walaupun sebenarnya banyak sekali keherananku akhir &#8211; akhir ini. Mulai dari kondisi transportasi di Indonesia, perayaan pemilu, proses pemilu, hubungan percintaan, dan sikap manusia.
Semua memang suatu hal yang aneh. Kalo kata temenku bisa juga disebut Gila. Hm&#8230; namun itulah yang terjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Mungkin ini adalah episode <a href="http://blog.choirisetyawan.com/2009/03/19/heran/">tulisan heran</a> yang kedua, yang sempat aku torehkan di sini. walaupun sebenarnya banyak sekali keherananku akhir &#8211; akhir ini. Mulai dari kondisi transportasi di Indonesia, perayaan pemilu, proses pemilu, hubungan percintaan, dan sikap manusia.</p>
<p align="justify">Semua memang suatu hal yang aneh. Kalo kata temenku bisa juga disebut Gila. Hm&#8230; namun itulah yang terjadi &#8220;Sob&#8221; (panggilan akrab untuk semua rekan &#8211; rekan di kantorku). Kadang juga sampai pusing mikirin hal &#8211; hal yang aneh seperti ini. hihihihi</p>
<p><span id="more-716"></span></p>
<p align="justify">But, itu adalah keragaman warna yang ada di lingkungan kita, yang ada di masyarakat kita, dunia kita ini yang memang sungguh sangat majemuk sekali &#8230; (boros kata). Sebuah keragaman yang sebenarnya bisa menjadikan kekayaan yang maha dahsyat jika kita benar &#8211; benar memanfaatkan itu. yuhuu.. bisa ini, bisa itu, data ini, data itu, akan menjadikan orang banyak berfikir dan menghasilkan sesuatu untuk kepentingan bersama, bukan kepentingan ini dan kepentingan itu saja.</p>
<p align="justify">Selepas <a href="http://blog.choirisetyawan.com/2009/04/14/argo-lawu-ma-wuzzz/">argo lawu yang melaju</a>, ikutan pemilu di kampungku. Heran dengan adanya sembako dadakan, serangan fajar yang menggelapkan mata sampai salah contreng. hehe. MAsih lagi dengan adanya sistem pencontrengan yang menggelikan di sana. hehe, aneh tapi ya berlaku. </p>
<p align="justify">Masih saja berkutat dengan adanya kata <em>&#8220;sogokan&#8221;</em> dan masih saja ada uang &#8220;tanda terimakasih&#8221; dan lagi yang ini dan itu, sampai tibalah setelah masa perhitungan yang belum selesai ini banyak sekali caleg gagal yang stress, gantung diri, masuk RSJ, bertingkah aneh, dan macem &#8211; macem tindakan mereka. </p>
<p align="justify">Hm&#8230; heran juga, hasil yang nampak dalam pemilihan umum kali ini juga memeranjatkanku, membuatku hanya bisa mengikutinya dan berkomentar saja. Ya itu komentarku, heran. hehehe. Partai ini , partai itu, yang gak jelas jadi makin gak jelas, yang jelas kok jadi gak jelas. wakakakaka</p>
<p align="justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.choirisetyawan.com/2009/04/17/masih-heran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Heran..</title>
		<link>http://blog.choirisetyawan.com/2009/03/19/heran/</link>
		<comments>http://blog.choirisetyawan.com/2009/03/19/heran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 07:40:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Choiri Setyawan™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kata]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[iseng]]></category>
		<category><![CDATA[edan]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[gendenk]]></category>
		<category><![CDATA[heran]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.choirisetyawan.com/?p=647</guid>
		<description><![CDATA[Orang yang merasa sebuah hal tidak seperti biasanya di bilang merasa aneh, orang yang melihat sesuatu yang bagus dan merasa aneh disebut kagum, sedangkan orang yang melihat / merasa dengan penuh tanda tanya dinamakan heran. Hm.. itu definisi dengan bahasaku yach. 
Inget kemarin saat temen kantor ku ada yang resign, jauh sebelum dia menyampaikan ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Orang yang merasa sebuah hal tidak seperti biasanya di bilang merasa aneh, orang yang melihat sesuatu yang bagus dan merasa aneh disebut kagum, sedangkan orang yang melihat / merasa dengan penuh tanda tanya dinamakan heran. Hm.. itu definisi dengan bahasaku yach. </p>
<p align="justify">Inget kemarin saat temen kantor ku ada yang resign, jauh sebelum dia menyampaikan ke pihak managemen dia sudah menceritakan rencananya untuk mengundurkan diri dari <a href="http://biznetnetworks.com" target="_blank">perusahaan</a> ini. Ada beberapa faktor yang memang memberatkan dia untuk mengambil keputusan ini, saah satunya adalah tempat kerja baru yang 80 persen disukai oleh penduduk indonesia, pe &#8211; en &#8211; es.</p>
<p><span id="more-647"></span></p>
<p align="justify">Setelah tiba surat keputusan dari tempat baru, temen ku ini langsung menyampaikan kepada pihak managemen bahwa dia efektif tidak bekerja lagi per tanggal sekian dan akan bekerja di tempat lain. Secara pribadi aku melihat sang bocah ini (hehe) maksudku temenku ini begitu berat melepaskan diri dari komunitas kantor yang sekarang, secara sadar dia juga mengaku masih akan belajar banyak di sini. Namun apalah jua dia harus mengikuti saran dari orangtua nya.</p>
<p align="justify">Hm&#8230; hela nafas panjang dan mengelus dada ini saat ada kabar bahwa dia akan kembali lagi. Seneng dan heran aku rasakan saat itu, saat ini juga masih. seneng dia bisa join lagi dan belajar lagi di sini, tapi sangat heran dengan hal yang terjadi. Bahkan sempat panas hati saat kabar yang sebenarnya terjadi. Lagi &#8211; lagi si pihak Pe eN eS ini minta tanda terimakasih, entah atas dasar apa &#8220;mereka&#8221; mengeluarkan statement ini dan mencoba membuat sebuah keputusan yang tanpa ragu disampaikan kepada calon karyawan baru di divisi mereka, &#8220;Guendenk&#8221; dan gak jelas apa yang mereka lakukan, ternyata memang semua yang masuk di bawahnya harus setor upeti, &#8220;Jambrettt&#8221; aku benar &#8211; benar merasa kesal dan sayangnya tak banyak yang dapat aku perbuat&#8230;</p>
<p align="justify">Masih terheran lagi, tak bisa aku percayai bahwa di beberapa sektor departemen &#8211; departemen di negara ini masih memberlakukan sistem seperti itu, &#8220;Kuprett&#8221; kalau kata temen &#8211; temenku, gak jelas dan gak bisa lagi untuk diterima, tapi kembali lagi yang aku bisa lakukan hanya menulis di sini, melapor kesana, tanpa punya banyak bukti dan saksi. Bukti dan saksi itu ada di dalam sana dan menikmati kondisi seperti ini dengan menuruti upeti yang harus mereka bayarkan.. Gila.</p>
<p align="justify">Teman &#8211; teman yang sudah jadi Pe eN eS, ini kasus ada di salah satu <a href="http://www.nakertrans.go.id/" target="_blank">departmen di pusat</a>,  apakah juga ada di departemen lain? hm.. <em>ngelus dhadha maneh</em>. Aku coba tanyakan ke salah satu temen ku yang sudah di dalam sebuah departemen, dia bilang itu adalah oknum, temenku satunya lagi, &#8220;aku tidak bisa bantu&#8221; , ada lagi yang bilang , laporkan saja ke KPK. wedew.. Saat ini aku cuma bisa doa saja dan geleng &#8211; geleng kepala.</p>
<p><!-- AddThis Button BEGIN --></p>
<div><script type="text/javascript">var addthis_pub="choirisetyawan";</script><br />
<a href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" onclick="return addthis_sendto()"><img src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" alt="Bookmark and Share" style="border:0"/></a><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js"></script></div>
<p><!-- AddThis Button END --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.choirisetyawan.com/2009/03/19/heran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
