<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Choiri Setyawan™ &#187; edan</title>
	<atom:link href="http://blog.choirisetyawan.com/tag/edan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.choirisetyawan.com</link>
	<description>Always SmiLe for my Motivation</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 05:02:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Heran..</title>
		<link>http://blog.choirisetyawan.com/2009/03/19/heran/</link>
		<comments>http://blog.choirisetyawan.com/2009/03/19/heran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 07:40:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Choiri Setyawan™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kata]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[iseng]]></category>
		<category><![CDATA[edan]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[gendenk]]></category>
		<category><![CDATA[heran]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.choirisetyawan.com/?p=647</guid>
		<description><![CDATA[Orang yang merasa sebuah hal tidak seperti biasanya di bilang merasa aneh, orang yang melihat sesuatu yang bagus dan merasa aneh disebut kagum, sedangkan orang yang melihat / merasa dengan penuh tanda tanya dinamakan heran. Hm.. itu definisi dengan bahasaku yach. 
Inget kemarin saat temen kantor ku ada yang resign, jauh sebelum dia menyampaikan ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Orang yang merasa sebuah hal tidak seperti biasanya di bilang merasa aneh, orang yang melihat sesuatu yang bagus dan merasa aneh disebut kagum, sedangkan orang yang melihat / merasa dengan penuh tanda tanya dinamakan heran. Hm.. itu definisi dengan bahasaku yach. </p>
<p align="justify">Inget kemarin saat temen kantor ku ada yang resign, jauh sebelum dia menyampaikan ke pihak managemen dia sudah menceritakan rencananya untuk mengundurkan diri dari <a href="http://biznetnetworks.com" target="_blank">perusahaan</a> ini. Ada beberapa faktor yang memang memberatkan dia untuk mengambil keputusan ini, saah satunya adalah tempat kerja baru yang 80 persen disukai oleh penduduk indonesia, pe &#8211; en &#8211; es.</p>
<p><span id="more-647"></span></p>
<p align="justify">Setelah tiba surat keputusan dari tempat baru, temen ku ini langsung menyampaikan kepada pihak managemen bahwa dia efektif tidak bekerja lagi per tanggal sekian dan akan bekerja di tempat lain. Secara pribadi aku melihat sang bocah ini (hehe) maksudku temenku ini begitu berat melepaskan diri dari komunitas kantor yang sekarang, secara sadar dia juga mengaku masih akan belajar banyak di sini. Namun apalah jua dia harus mengikuti saran dari orangtua nya.</p>
<p align="justify">Hm&#8230; hela nafas panjang dan mengelus dada ini saat ada kabar bahwa dia akan kembali lagi. Seneng dan heran aku rasakan saat itu, saat ini juga masih. seneng dia bisa join lagi dan belajar lagi di sini, tapi sangat heran dengan hal yang terjadi. Bahkan sempat panas hati saat kabar yang sebenarnya terjadi. Lagi &#8211; lagi si pihak Pe eN eS ini minta tanda terimakasih, entah atas dasar apa &#8220;mereka&#8221; mengeluarkan statement ini dan mencoba membuat sebuah keputusan yang tanpa ragu disampaikan kepada calon karyawan baru di divisi mereka, &#8220;Guendenk&#8221; dan gak jelas apa yang mereka lakukan, ternyata memang semua yang masuk di bawahnya harus setor upeti, &#8220;Jambrettt&#8221; aku benar &#8211; benar merasa kesal dan sayangnya tak banyak yang dapat aku perbuat&#8230;</p>
<p align="justify">Masih terheran lagi, tak bisa aku percayai bahwa di beberapa sektor departemen &#8211; departemen di negara ini masih memberlakukan sistem seperti itu, &#8220;Kuprett&#8221; kalau kata temen &#8211; temenku, gak jelas dan gak bisa lagi untuk diterima, tapi kembali lagi yang aku bisa lakukan hanya menulis di sini, melapor kesana, tanpa punya banyak bukti dan saksi. Bukti dan saksi itu ada di dalam sana dan menikmati kondisi seperti ini dengan menuruti upeti yang harus mereka bayarkan.. Gila.</p>
<p align="justify">Teman &#8211; teman yang sudah jadi Pe eN eS, ini kasus ada di salah satu <a href="http://www.nakertrans.go.id/" target="_blank">departmen di pusat</a>,  apakah juga ada di departemen lain? hm.. <em>ngelus dhadha maneh</em>. Aku coba tanyakan ke salah satu temen ku yang sudah di dalam sebuah departemen, dia bilang itu adalah oknum, temenku satunya lagi, &#8220;aku tidak bisa bantu&#8221; , ada lagi yang bilang , laporkan saja ke KPK. wedew.. Saat ini aku cuma bisa doa saja dan geleng &#8211; geleng kepala.</p>
<p><!-- AddThis Button BEGIN --></p>
<div><script type="text/javascript">var addthis_pub="choirisetyawan";</script><br />
<a href="http://www.addthis.com/bookmark.php?v=20" onmouseover="return addthis_open(this, '', '[URL]', '[TITLE]')" onmouseout="addthis_close()" onclick="return addthis_sendto()"><img src="http://s7.addthis.com/static/btn/lg-share-en.gif" width="125" height="16" alt="Bookmark and Share" style="border:0"/></a><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/200/addthis_widget.js"></script></div>
<p><!-- AddThis Button END --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.choirisetyawan.com/2009/03/19/heran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

