Choiri Setyawan™ |
13. Nov, 2009 |
Articles
Alamak jaaang… inilah satu hal yang sering dialami manusia, semuanya pasti mengalami , besar kecil, dalam bentul materiil maupun spirituil beragam bentuk dan bermacam jalan. 11 November 2009 dini hari [kira - kira] macan ku di gondol orang tepat di depan pintu kamarku. Ck Ck Ck.. heran dech..
Musibah, itulah yang sering dialami manusia, “ Al-ladhiina idha ashobathum musibah qolu in-na lillahi wa inna ilaihi roji’uun” . Dunia ini sarat dengan kesulitan dan kesusahan; diciptakan secara fitrah untuk dipenuhi dengan beban dan ancaman, aral rintangan serta berbagai cobaan. Tak ubahnya dingin dan panas, yang memang harus dirasakan oleh para hamba-Nya. Allah berfirman : “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah : 155).
(more…)
Tags:dua kali, heran, musibah, sabar, sentilan
Choiri Setyawan™ |
26. Oct, 2009 |
Articles
Beginilah kalau memang sudah mendapatkan panggilan hati. H+3 pasca Bencana Sumbar, LSM yang sewaktu kuliah dulu aku bergabung dalam berbagai aksi yang ada didalamnya, menghubungi ku untuk bisa bergabung dalam misi dan project sosial yang mereka buat.
Langsung tak fikir panjang akupun bersedia untuk bergabung dengan tim yang akan diluncur kan ke lokasi bencana. Presdir LSM ini yang menghubungiku untuk bisa gabung dalam tim, seperti pengalaman – pengalaman sebelumnya, bahwa kita pernah satu tim di Bencana Jogja dan pangandaran silam.
Via Chat di FB dan YM keberangkatan ku terpaksa ditunda menunggu informasi dan data yang ada, salah satu saudaraku berangkat duluan bersama salah satu orang LSM yang menjadi lead project dalam misi ini.
(more…)
Tags:anak, LSM, padang, relawan, sosial
Choiri Setyawan™ |
22. Sep, 2009 |
Articles
Niat hati sudah tak pulang, kuat nian untuk tak menuju kampung halaman merayakan lebaran bersama keluarga ‘tercinta’ … sudah dilakukan rencana – rencana yang cukup matang yang kiranya bisa menemani saat aku bersuka lebaran di ibukota.
MEnjadi sedikit berdebar dan trenyuh atas informasi dan berita yang diterima, segala sesuatu yang menjadi urusan hati dan pertimbangan fikir. Aku menjadi lebih luluh dengan situasi yang ada saat ini.
Demi cinta aku pulang.. aku menuju kampung halaman dengan iringan takbir yang berkumandang disela – sela suara gemuruh lokomotif Argo Lawu. Sungguh terasa hati ini semakin menjadi bimbang dan resah atas hal – hal terjadi, bimbang akan sebuah keputusan, resah atas sebuah pernyataan.
(more…)
Tags:cinta, demi cinta, kasih sayang, lebaran, mudik
Choiri Setyawan™ |
08. Sep, 2009 |
Articles
Huff.. banyak hal memang biasa terjadi pada manusia, tentunya karena manusia itu punya segudang permasalahan yang tiap hari silih berganti berdatangan. Dari masalah kecil hingga masalah yang menyebabkan stress semua menjadi satu bagian dari warna kehidupan yang kita alami.
Di mana ada masalah di situ pasti ada solusinya, itulah yang menjadikan orang menjadi lebih bertindak positif dan menjadi pribadi yang tahan banting untuk bisa menghadapi segala problematika yang melanda.
(more…)
Tags:lebaran, maaf, mudik, puasa
Choiri Setyawan™ |
01. May, 2009 |
Articles
Mas mbak dan semua mua … yang doyan design – design.. tentunya sangat berminat donk dengan satu buah iMAC ? gak salah lagi, kamu pasti mau!!.. hehee, padahal aku juga mau loch. Ya berarti ini memang cocok buat Anda!! Jangan dilewatkan..
(more…)
Tags:award, biznet, imac
Choiri Setyawan™ |
17. Apr, 2009 |
Articles
Mungkin ini adalah episode tulisan heran yang kedua, yang sempat aku torehkan di sini. walaupun sebenarnya banyak sekali keherananku akhir – akhir ini. Mulai dari kondisi transportasi di Indonesia, perayaan pemilu, proses pemilu, hubungan percintaan, dan sikap manusia.
Semua memang suatu hal yang aneh. Kalo kata temenku bisa juga disebut Gila. Hm… namun itulah yang terjadi “Sob” (panggilan akrab untuk semua rekan – rekan di kantorku). Kadang juga sampai pusing mikirin hal – hal yang aneh seperti ini. hihihihi
(more…)
Tags:aneh, gendeng, heran, pemilu