Choiri Setyawan™ |
27. Oct, 2009 |
Articles
Hari ini merupakan hari blogger nasional. Sejak dicetuskan 2007 silam oleh pak Nuh, mantan dosen dan rektorku.. hehe, yang juga mantan menkominfo ku.. hehehe. Eh, ada lagi, mantan orang yang ngasih pengarahan pas waktu keberangkatan ke Aceh – pasca tsunami dulu.
Dua Tujuh, [kalo dijumlah jadi kiyu dunkz.. hahaha] berjumlah sembilan, tak buruk dan tak sempurna. Kalo orang bilang sempurna itu kan sepuluh, nah kalau ini adalah sembilan yang mendekati sempurna. Hihihi, jadi berfilsafat dengan angka dech.
Tanpa mengurangi makna angka, setidaknya Indonesia mengakui dan memberikan satu perhatian khusus atas hasil karya manusia indonesia yang mengekspresikan sesuatu dalam tulisan, gambar , dan atau hal lain yang bisa di suguhkan di dalam situs sebagai pencitraan seorang manusia (blog).
(more…)
Tags:blogger, hari blogger, hari nasional, nasional, nuh, peringatan
Choiri Setyawan™ |
03. Oct, 2009 |
Articles
Sepertinya memang sudah berbeda dari yang sebelumnya. Itu yang terasa dalam beberapa waktu terakhir ini, beberapa bulan terakhir ini. Kebiasaan dan kegiatan – kegiatan yang dilakukan pun sekarang sudah tak seperti kebiasaan – kebiasaan sebelumnya.
Wajar sich memang kalau sudah berkumpul dengan komunitas yang berbeda, biasanya juga sedikit terkontaminasi dengan kegiatan – kegiatan / kebiasaan – kebiasaan yang lain. Mulai dari makan, berbicara , atau bahkan kebiasaan dalam memilih teman.
(more…)
Tags:beda, diri sendiri, filter, suasana, wawasan
Choiri Setyawan™ |
22. Sep, 2009 |
Articles
Niat hati sudah tak pulang, kuat nian untuk tak menuju kampung halaman merayakan lebaran bersama keluarga ‘tercinta’ … sudah dilakukan rencana – rencana yang cukup matang yang kiranya bisa menemani saat aku bersuka lebaran di ibukota.
MEnjadi sedikit berdebar dan trenyuh atas informasi dan berita yang diterima, segala sesuatu yang menjadi urusan hati dan pertimbangan fikir. Aku menjadi lebih luluh dengan situasi yang ada saat ini.
Demi cinta aku pulang.. aku menuju kampung halaman dengan iringan takbir yang berkumandang disela – sela suara gemuruh lokomotif Argo Lawu. Sungguh terasa hati ini semakin menjadi bimbang dan resah atas hal – hal terjadi, bimbang akan sebuah keputusan, resah atas sebuah pernyataan.
(more…)
Tags:cinta, demi cinta, kasih sayang, lebaran, mudik
Choiri Setyawan™ |
30. Aug, 2009 |
Articles
Pagi nan cerah .. ba’da subuh yang membuat suasana hati makin indah. Suara dengan penuh senyuman di sebrang sana menjadikan inspirasi makin berarti dan penuh semangat tuk membawa diri lebih baik lagi.
Salah satu pelajaran berharga pagi ini sob. ::
Kadang kala kita suka – suka saja menyampaikan informasi atau menyampaikan pesan kepada orang lain untuk dilanjutkan kepada orang – orang yang terkait lainnya, layaknya sebuah pesan yang dititipkan , menjadi salam yang mungkin memang menjadi salah satu perwakilan diri kita.
(more…)
Tags:amanah, kiriman, pesan, salam, subhanalloh
Choiri Setyawan™ |
28. Aug, 2009 |
Articles
Ramadhan nan terang tak mengalahkan aktifitas FB yang memang sudah menjadi virus yang mahadahsyat di sini. Mulai dari sahur ampe sahur lagi, tak ketinggalan buat update status atau beraktifitas haha hihi di FB. Tak terkalahkan.. ck ck ck
Kalau dulu orang suka banget dengan yang namanya sms gratis, sekarang ini menjadikan mungkin bahwa FB sudah mewakili segalanya. Ada message, chat, foto, note, dll. hampir semua kebutuhan online sehari – hari terpenuhi dengan adanya FB ini.
(more…)
Choiri Setyawan™ |
20. Aug, 2009 |
Articles
Kepentingan memang sudah menjadi daftar isi dari lembaran – lembaran yang di ada pada setiap langkah yang dimiliki oleh manusia. Seperti hal nya kepentingan untuk menjadi orang yang berbeda dan membedakan diri dari orang lain adalah merupakan salah satu bentuk dari sebuah kepentingan.
Membuat diri itu berbeda bukan berarti menjadi orang aneh dalam sebuah lingkungan bermasyarakat atau bersosial, berbeda dalam artian menjadi diri pribadi yang tidak biasa – biasa saja. Seperti ada beberapa orang bilang, “Jadilah dirimu sendiri” , “Jadilah orang yang lain dari lainnya” , atau juga “Jadilah yang terbaik.”
(more…)
Tags:hidup, kepentingan, lembaran, sosial