Penghasilan terbatas — pengeluaran tiada batas

by Choiri Setyawan™ on 31 January 2010 · 11 comments

in Inspirasi, sEnyUm

Akhir bulan… semua sudah menjadi kebiasaan yang Alhamdulillah.. cukup baik lah… hehe, menjadi satu kebutuhan yang utama dalam keseharian hidup di kota besar, ibukota indonesia.

Dua minggu berkutat dengan kondisi yang cukup crowded di kantor, 14 hari nonstop dengan dering telefon yang masuk ke ruangan yang cukup besar dengan personel yang cukup banyak. Weww… masih saja dengan seputar kisah yang berhubungan dengan koneksi internet.

Ada apa dengan mu??

Hm™ …. banyak yang belum mengetahui tentang apa yang sebenarnya terjadi, apa yang sebenarnya dialami, masih banyak dugaan, masih banyak anggapan ini itu.. weleh2..masih gak jelas juga… membuat orang – orang yang sedang menunaikan tugasnya menjadi hanyak berbicara tak jelas juga.

Lha apa hubungan dengan judulnya yah?? hehe

Kalo dari kata – kata nya yang mendasar, memang sich semua orang itu memmpunyai keinginan yang sungguh luas, keinginan yang sangat besar, dan tentunya hal itu menjadi pengeluaran yang tiada batas, padahal penghasilan orang itu tentunya terbatas, sebanyak apapun itu tetap saja terbatas

Keterbatasan penghasilan manusia pastinya sesuai dengan kondisi mereka, bekerja dimana, dan apa saja bidang usaha nya, pengeluaran mereka adalah keinginan mereka yang merasa harus memiliki ini dan itu, itulah yang menjadi tidak terbatas.

Orang yang memiliki pengeluaran tiada batas biasanya akan merasa kurang akan sesuatu yang dia miliki, sesuatu yang diberikan dan dititipkan kepadanya itu, harta dan penghasilan yang sifatnya duniawi, yang sifatnya bukan kekal untuk dimiliki.

Pengeluaran tiada batas harus diimbangi dengan penghasilan yang tanpa batas pula, bagaimana mempunyai penghasilan tiada batas?? Selalu menabung dalam jalan yang benar , memberikan sesuatu yang baik untuk orang lain, beramal sholeh dan menjadi contoh yang baik bagi umat manusia, serta menjadi orang yang bermanfaat bagi umat. Semua penghasilan yang didapatkan akan menjadi tanpa batas. InsyaAlloh

{ 11 comments… read them below or add one }

1 ncupndut 1 February 2010 at 23:58

wees wees,,
kantor kantor,,
:jedug:
:hehe:

kalo kata seorang teman…
“Jangan kurangi pengeluaran, tapi tambah penghasilan…”
:sip:
:mataduitan:

2 ncupndut 2 February 2010 at 00:00

btw…
pertamax ya gan?
heheheh
:ngudut:

3 Choiri Setyawan™ 2 February 2010 at 17:49

hehe.. pertamaaax ncup.. dapet jempol ya…:sip:

4 Kuro! 5 February 2010 at 10:08

asline kabeh ki wes proporsional kok
olehe piro, metune piro. asal ngerti kahanan mas
nek isine muk pengen nuruti nafsu, yo ra bakaln cukup
dadi menungso, opo meneh wong kuto, nyat kuwi kudu pinter2
ngatur duwit kok. nek ra yo bakal kanker terus.

hidup qonaah, mensyukuri opo sek diparingi Allah
kuwi resep paling maknyus wes… :sip:

5 Choiri Setyawan™ 7 February 2010 at 18:26

sip2… seprapat mas.. eh sepakat mas. :sip:

6 ardian eko 7 February 2010 at 20:45

banyak2 sedekah.. tak akan berkurang nilainya.. kalo bahasa networking jadi unlimited kali ya..

7 ahmed fikreatif 8 February 2010 at 10:04

idem karo Camagenta wae lah…
:mikir:

8 harrypottret 9 February 2010 at 14:38

puasa maz

:hihi:

9 Choiri Setyawan™ 11 February 2010 at 22:49

@mas Ardian, mas Ahmed, MAs harry Pottret.. siplah.. :hore:

10 Winarto 14 February 2010 at 12:47

Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah :-)

11 Choiri Setyawan™ 21 February 2010 at 04:35

@ mas Winarto… betul betul betul…..:sip:

Leave a Comment

:hihi: :hiks: :melet: :nangis: :ngakak: :puyeng: :sip: more »

You can use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Previous post: duaribu sepuluh…

Next post: rasa ini