Alamak jaaang… inilah satu hal yang sering dialami manusia, semuanya pasti mengalami , besar kecil, dalam bentul materiil maupun spirituil beragam bentuk dan bermacam jalan. 11 November 2009 dini hari [kira - kira] macan ku di gondol orang tepat di depan pintu kamarku. Ck Ck Ck.. heran dech..
Musibah, itulah yang sering dialami manusia, “ Al-ladhiina idha ashobathum musibah qolu in-na lillahi wa inna ilaihi roji’uun” . Dunia ini sarat dengan kesulitan dan kesusahan; diciptakan secara fitrah untuk dipenuhi dengan beban dan ancaman, aral rintangan serta berbagai cobaan. Tak ubahnya dingin dan panas, yang memang harus dirasakan oleh para hamba-Nya. Allah berfirman : “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah : 155).
Cobaan adalah lawan dari tujuan dan memang bertentangan dengan angan-angan dan kesenangan menikmati kelezatan hidup. Setiap orang pasti merasakannya, walau dengan ukuran yang berbeda, sedikit atau banyak. Seorang mukmin diberi ujian sebagai tempaan baginya, bukan siksaan. Terkadang cobaan itu ada dalam kesenangan, terkadang juga ada dalam kesusahan. Allah berfirman : “Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran…” (Al-A’raaf : 168).
Satu hal yang dibenci kadang mendatangkan kesenangan, satu hal yang disukai kadang mendatangkan kesusahan. Janganlah merasa aman dengan kesenangan, karena bisa saja ia menimbulkan kemudharatan. Janganlah merasa putus asa karena kesulitan, karena bisa jadi akan mendatangkan kesenangan. Allah berfirman, artinya : “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah : 216).
Segala cobaan itu ada batasnya di sisi Allah. Jangan mengucapkan kata-kata makian, karena satu kata yang mengalir dari lidah, dapat membinasakan seseorang. Seorang mukmin yang kuat akan tegar menghadapi beban berat. Hatinya tidak akan berubah dan lisannya tidak akan mengutuk. Redamlah musibah itu dengan mengingat janji pahala dan kemudahan dari Allah, sehingga cobaan itu berlalu tanpa kita mengutukinya.
Weww… panjang.. nya ampe bercerita dan menyampaikan beberapa ayat.. ^_^ , kalo positifnya ya seperti itu, negatifnya kadang ya cukup nyesek [manusiawi laah...] , tapi memang begitu kondisinya, bisa dibilang bodoh juga sampai bisa kehilangan sesuatu dua kali, di lokasi yang sama, di waktu yang hampir bersamaan, hm™.. harinya beda nich..
Kaget, ngelu ndasku sampai – sampai temen ku juga ikutan pusing memikirkan nya, dan heran akan keadaan yang terjadi. Yaa.. mungkin emang gak bakat ataupun juga salah pilih merk. hehehe
Semoga banyak diberikan hal yang lain yang lebih nikmat, tetep dalam jiwa – jiwa yang tenang dan selalu bersabar dan Semoga abis ini naik kelas…… Amin..










wah… turut berduka choi.
wes tuku sepeda ae, ndak mahal2 amat, bisa sekalian olahraga plus ga polusi :D
tengkyu2… saran yang bagus din…
insya allah naik kelas kiat doain yach…hehehehe salam mas..
@ Mas Meydra : Amin..tengkyu2….