Huff.. banyak hal memang biasa terjadi pada manusia, tentunya karena manusia itu punya segudang permasalahan yang tiap hari silih berganti berdatangan. Dari masalah kecil hingga masalah yang menyebabkan stress semua menjadi satu bagian dari warna kehidupan yang kita alami.
Di mana ada masalah di situ pasti ada solusinya, itulah yang menjadikan orang menjadi lebih bertindak positif dan menjadi pribadi yang tahan banting untuk bisa menghadapi segala problematika yang melanda.
Tentunya tak lepas dari permasalahan, akupun salah satu orang yang mempunyai permasalahan, mempunya suatu hal yang menjadi gejolak hati, antara iya dan tidak , dengan penuh kebimbangan dan penuh pertimbangan, aku putuskan untuk tak pulang lebaran ini.
Aku putuskan untuk tak bersua dengan mereka yang menantiku disana, menanti kehadiranku yang mungkin memang sangat mereka harapkan , sangat mereka idamkan. Namun kiranya aku memang sudah menimbang – nimbang dan menjadikan satu kesempatan kali ini untuk tak pulang saat lebaran.
Berat memang rasanya memutuskan sesuatu hal yang mungkin dianggap sebagian orang ini adalah hari kemenangan yang harus dirayakan bersama sanak family di kampung halaman. Bersama orang – orang yang kita sayang dan menjadikan keluarga penuh warna di nuansa idul fitri.
Mengulang satu tahun silam , aku juga tak bisa ber-lebaran bersama mereka yang ada disana, tak bisa merasakan gema takbir di masjid dekat rumah, dan tak bisa bersilaturrohim dengan tetangga serta sanak family lainnya.
Bapak, Ibu, dan semuanya, mohon maaf atas segala kesalahan ananda, mohon dimaafkan, dengan segala kerendahan hati aku meminta, dengan segenap asa aku sampaikan permohonan ini pada kalian… mohon maafkan ananda yang tak bisa langsung sampaikan isi hati ini kepada kalian.
Sungkem via phone aja nggih… nanti kita conference,.. :D










Mas Choirul nggak bisa mudik ya? wah sama Mas, saya malah harus menerima kenyataan nggak bisa mudik. Masih disini bersama kabut asap. Padahal kangen juga saya dengan suasana Jogorogo ya sebagai Pendekar Gunung Lawu seharusnya saat-saat begini saya sudah menikmati segarnya hawa gunung yang telah mengalirkan airnya di darah saya ini
hehe., iya mas banyak hal …
Terselip khilaf dalam candaku,
Tergores luka dalam tawaku,
Terbelit pilu dalam tingkahku,
Tersinggung rasa dalam bicaraku.
Hari kemenangan telah tiba,
Semoga diampuni salah dan dosa.
Mari bersama bersihkan diri,
sucikan hati di hari Fitri.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
Taqoba lallahu minnaa wa minkum
Shiyamanaa wa shiyamakum
Minal ‘aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan batin
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuullllllllllllllllll
Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan
Minal aidin wal faizin @Kangboed… salam hangat..

salam syang buat yg trsyg


