Alhamdulillah, masih bisa jalan – jalan walau dengan tertatih – tatih. Setelah Libura Nyepi dan sedikit merenung atas sepinya hariku di 26 Maret kemarin, terbesitlah niat untuk jalan – jalan ke Jogja , sekalian mampir ke rumah. Setelah menuntaskan kewajiban saya sebagai warga negara yang baik, menyampaikan SPT Tahunan ke drop box yang ada di beberapa lokasi di Jakarta.
Usai Makan malam bareng Pakdhe Wicak langsung tancap gas , eh tarik gas nya sich tukang ojek menuju Gambir. Sebenarnya juga ada kekhawatiran gak bakalan dapat ticket ke Jogja sich, seperti liburan – liburan sebelumnya ticket tentunya sudah hangus di beberapa hari sebelum hari H, walau katanya ada ticket langsung yang hanya di jual di hari H, kemungkinan banyak sudah di caplok sama calo – calo yang berkeliaran. Tapi memang kalau sudah niat lebih sering kita diberikan jalan. Informasi dari “sang koar – koar” yang ada di stasiun memberitahukan bahwa Taksaka Malam sudah penuh, sehingga harus ada satu gerbong tambahan untuk melayani penumpang yang membeli langsung di hari yang bersangkutan.
Hampir 1 jam dari pengumuman pertama , disampaikan lanjut bahwa kereta tambahan sudah disambungkan dan layak untuk di berangkatkan bersama rangkaian Taksaka malam Gamir – Yogyakarta, deretan pengantri ticket terlihat girang mendengar kabar itu, termasuk saya, hehehe. Antrian yang cukup memenuhi satu gerbong itupun mendapatkan ticket dengan menempati gerbong tambahan , Taksaka gerbong 8 , deretan paling belakang tuch dari rangkaian kereta api Taksaka Malam, hihihihi.
Tentunya tak lupa update status FB ku “Go to Yogyes dengan tertatih – tatih.” Ya memang dengan tertatih – tatih sich, kakiku masih lumayan sakit untuk berjalan, ada 3 jari kaki yang terluka aneh dan cukup membuatku kurang nyaman, hm…ditambah dengan kondisi kaki yang sedikit bengkak. Aku sudah plester 3 jari kaki dengan handiplast agar tak terkena debu dan kuman, tentunya dengan di olesin anti bakteri dulu sebelumnya. Cukup membuatku “merasa tak sakit” atas kakiku itu dan melupakan bengkaknya untuk beberapa waktu. Hehehe, komentar pun berdatangan atas status di FB itu, nitip oleh2, kasih petunjuk, dan guide kuliner di jogja, alhamdulillah..

Lelap tidurku di kereta dengan selimut hangat dari Taksaka….zzzzzzz….Karena keberangkatan yang tertunda sekitar 20 menit dari jadwal aslinya, kedatangan sang penjelajah malam ini pun terlambat juga, walaupun biasanya juga terlmbat kalau urusan sampai di stasiun tujuan. Kalau berangkat sesuai jadwal, rata – rata kedatangan nya 20 menit lebihnya dari jadwal yang harusnya datang, nah ini sudah berangkatnya + 20′ , datangnya + 54′ , hehe, tak heran dan memang sudah biasa demikian. hmhh…
Oh iya, sebelum berangkat sempat sms temen di Surabaya yang pas liburan Maulid Nabi kemarin sebenarnya dia mau datang Ke Jakarta bertemu denganku, tapi karena ada banyak hal dia mengurungkan niatnya tersebut. Aku sms, “Aku sampai Jogja besok pagi, kalau mau ketemu aku tunggu di Jogja” kira – kira seperti itu. Kemungkinan besar sich dianya sangat seneng dengan sms itu, walaupun ternyata dia gak ada pulsa untuk membalas sms itu, ya akhirnya aku telfon, hehehehe, ya di usahakan bisa ketemu di jogja, garis besar nya gitu lah. Sedikit flash back lagi, temenku SMA yang sekarang kerja di Solo, sms juga, sorry kemarin telat ngucapin met ultahnya, lagi ribet urusan kantor yang abis kebakaran. Trus pagi – pagi sebelum aku nyampe di Stasiun Tugu, dia sms lagi, aku pagi ini ke Jogja, mau ada tes di UGM, kira – kira nyampe jogja jam 7-an. Walah lha kok yo kebetulan juga, tapi sich beda tujuan tentunya.
Ketemulah kita setelah hampir 17 bulan tak bersua, hehehe, di stasiun Tugu kita tak berjanji namun bisa dipertemukan, ya begitulah kalau yang mengatur sudah berkehendak. Kurang lebih 20 Menit kita sempat ngobrol – ngobrol di bibir stasiun, karena dianya nunggu dijemput sama calon adik iparnya. Masih di seputar stasiun, karena memang aku gak ada yang jemput (hehe, memang gak ada yang di ajak janjian untuk jemput) beberapa sms masuk di hape menanyakan sudah sampai kah, gimana, dll, begitulah. Bergegas diriku ke reservasi stasiun untuk pesen ticket balik ke jkt, dapetnya juga yang hari senin, daripada yang sore ya mending yang paling malam saja, 20.53 – Argo Dwipangga : Solo Balapan – Gambir. Alhamdulillah, sudah ada ticket di tangan, tak khawatir lagi bakal gak balik – balik ke Jakarta karena belum ada ticket.
dilanjutken lagi yach ntar…. hehe — YogYes # Dua










Trackbacks/Pingbacks
[...] Yogyes # Satu [...]