Prend….kasihan jg temenku satu ini. Dari sms – sms yang disampaikan sungguh terasa menjadi orang yang digantung. Eh…di apain yach, ya bahasa panjangnya sich tidak diberikan sebuah kepastian. Inget lagunya GIGI, kepastian yang ku tunggu..
di bawah sinar bulan purnama
ku merenung
satu kisah yang ku jalani
bersamamukeindahan dalam bercinta
tidaklah mudah
cinta membutuhkan ketulusan
dan pengorbanansatu keagungan cinta
tak terpadamkan
mengapa semua ini harus terjadireff:
tanya hatimu benarkah dirimu
masih mencintai aku
bukankah dahulu kau hanya menunggu
pernyataan cinta darikutanya hasratmu benarkah dirimu
masih membutuhkan aku
bila tak berubah bicara padaku
kepastianlah yang ku tunggukeindahan dalam bercinta
tidaklah mudah
cinta membutuhkan ketulusan
dan pengorbanansatu keagungan cinta
tak terpadamkan
semua ini harus terjadirepeat reff
KAdang menjadi berfikir lagi, kenapa hingga muncul kata menunggu kepastian? kan bukan kita ataupun orang yang dekat dengan kita yang bisa memberikan kepastian.., sedikit aneh memang kalau bicara yg gak pasti. Namun sebuah kepastian itu bukanlah berbicara, bertindak, atau mengambil keputusan. KEpastian esok aku akan bisa menjadi orang besar…(sapa yang tau).
Merasa bahwa ada sesuatu yang “complicated”, gak jelas, gak pasti, atau apalah yang selalu berhubungan dengan itu, kayaknya sich akan menjadikan kita harus berfikir lagi dan memahami arti sebuah kepastian, kejelasan, atau sejenisnya. Karena memang pada dasarnya kita tidak bisa tahu- apa yang akan terjadi besok- apa yang bisa dipastikan besok – apa yang harus jelas di esok hari.
Ya ..pemahaman orang tentunya akan berbeda dalam menyikapi sebuah permasalah, wacana mereka pun lain – lain. Apalagi kalau itu adalah hal yang berhubungan dengan takdir. Dengan sebuah hal yang namanya “sesuatu yang belum terjadi”. MAnusia kan wajibnya berusaha, yang bisa memastikan usaha itu berhasil atau gak nya kan bukan manusia. Itu saja prinsip dasarnya










jadi inget masa muda …
cie-cieeee…
benar sekali, yang bisa memberi kepastian hanya Tuhan Yang Maha Esa..
yup, manusia berikhtiar…Allah yang memutuskan, tentunya dengan usaha yang telah dilakukan kan??
Allah tidak akan mengubah keadaan kita kalau kita sendiri tidak berusaha merubahnya…
hmm,,
*mampir
OOT,, kok posting yang dulu ada yang di protect,, -_-a,,
antin >> :D ya gitu dech …..
yang pasti ya pastiles
nderek mampir malih mas..
yang pasti ya pastipas
alah malah ra nyambung
sampuuun, pareng nggeh rumiyen nggeh mas
e e e e
nderek titip link nggeh…
saget to?
posting terakhir Masedewe adalah…Anti Pesta Blogger 2008