Articles

Perjalanan Mencari Cinta #6

Ngawi dengan Kegilaan

Salah satu hal yang aku suka di Ngawi adalah penuh dengan kegilaan. Hm..kalau boleh dibilang sebenarnya memang sungguh gak sopan, hehe..tapi itulah yang sudah terjadi di sini. Sudah lama gak ketemu dengan adik – adik, lama tak ngobrol, maupun jalan bareng. Ini saatnya menciptakan sebuah kegilaan baru bagiku dan dirinya. Sebut saja ini merupakan sebuah refreshing untuk memberikan berbagai inspirasi dan kejutan.

Apa sich? Mulai dari ngobrol dengan adik kelas ini di rumahnya sebelum Pawai Pembangunan di Ngawi di gelar tanggal 18 Agustus 2008, hingga malam harinya menikmati “Ombak Banyu” dan konser LA Light di lapangan Basket Alun – alun Ngawi. Seru dan cukup gila juga cewek yang sekarang masih kulaih di Unair ini. Orangnya tambah aneh lo, tambah hm…piye ngunu… Novita namanya, ada yang kenal kan? Pastinya banyak yang kenal lah..dari sewaktu di Smuda dulu sudah memegang peranan penting di TAMA Smuda, redaktur Buletin TAMA. Suka banget bikin tulisan, bikin puisi, bikin artikel. Hehe…tapi aku jarang baca artikelmu Nov…

Asyik ngobrol kemana – mana hingga mendiskusikan hal yang behubungan dengan “Kegilaan”, ini adalah istilahku, istilah yang memang muncul karena asyiknya ngobrol dengan anggota FLP (Forum Lingkar Pena) Surabaya ini. Cewek berjilbab yang hm..cukup centil juga (sorry non), tapi ngobrolnya suka banget kalau di sms atau telfon. Dulu sewaktu masih di Smada sich cuman bisa ngobrol banyak lewat sms, bahas sesuatu yang behubungan dengan tulisan, istilah, ataupun tindakan yang sedikit aneh. Sekarang perbendaharaan katanya meningkat dan banyak bergaul dengan semua golongan, dari yang oke sampai yang “keo” (baca : gak jelas). Tapi begitulah si Novita yang panggilannya : novith; ovie; vie; nov; atau novita ika.

Bahas istilah kegilaan di telfon emang rasanya gak cukup yach? Mungkin ini alasan aku pengin juga ketemu dengannya sekali lagi untuk meneruskan diskusi ini. Kegilaan, tenang saja , ntar aku bikin situsnya dech. Mudah – mudahan dalam waktu dekat ini, kemarin aku lihat namanya masih available kok. Bisa kamu isi dengan tulisan – tulisanmu, biar gak terbang bersama sang bayu menuju kesunyian yang semakin menyapu hasrat. Tapi sampai hari ini (24 Agt 2008)belum bisa ketemu juga dengan ni anak..Ada aja kendalanya, hehe…mungkin belum waktunya kali…

Awas yo nek ketemu!!

Read full story →

2 Comments Write a comment ↓

  1. novith
    27. Aug, 2008 at 10:03 #

    Jawaban untuk kegilaan (proses)

    Cukup lega juga krn akhirnya aku gak perlu melakukan apa2 untuk membuktikan ucapanku.. “Awas yo nek gak ketemu”,.. setelah aq nutup pembicaraan qt, malam -25 agsts 08- itu, tadinya q pikir ‘kegilaan ini akan kehilangan waktunya’, tapi.. nyatanya.. mereka masih bisa berjodoh. Akhirnya bayangan itu saling menemukan, walaupun nantinya akan memilih jalannya sendiri. oya, masih ingat kan? aku lebih suka menerima pemberian daripada menerima penawaran… saat ini aku masih bosan untuk memilih,
    ya tuhan, sepertinya aku memang butuh psikiater.(T.T)

    oy, aku ingin memberikan ruang khusus untuk kegilaan ini.. jadi, tlg tmpatkan tulisanku di tempat yg khusus, karena aku membahasakannya dengan kata yang masih bisa dipercaya.. (“selagi bahasa kita masih percaya pada kata yang sama..setidaknya hanya untuk suatu kegilaan”)

    intermezzo aja: reff#1. sarah brightman&andrea bocelli (Time to say goodbye) (ketidaksengajaan yang berlanjut:red)

  2. achoy
    27. Aug, 2008 at 20:39 #

    OKE, siap dengan kegilaan selanjutnya!

  • Archive
  • Gallery
  • Quotes
  • Videos
  • Music
  • Links