Aku banyak sekali menuliskan kata – kata itu di beberapa lokasi di dunia maya ini, salah satunya juga disini nich..hehe. Kalau aku selalu mengungkapkan apa yang terjadi dan apa yang sedang aku alami untuk aku lihat kembali di manakah letak aku berbicara dan letak aku berfikir.
Temans..Apa yang aku sebutkan dengan “ketika malam tak lagi gelap” itulah yang menjadikan kita untuk selalu bersemangat dalam kehidupan ini. Bahwasanya kita tak akan pernah gentar dalam mengahadapi apapun yang terjadi di depan nanti, apa saja yang akan kita alami sudah kita persiapkan bekal dan amunisi dari sekarang ini. Kata mbah gundul, “ati – ati lan waspodho” itu juga sangat memberikan makna yang luar biasa.
Pernah merasakan indahnya kasih sayang dari orangtua? PAstinya semuanya dapat, walaupun sekecil apapun yang engkau dapat dan seburuk apapun engkau berbohong bahwa engkau tak pernah mendapatkan kasih sayang yang cukup (kurkayang) , semua pastinya menikmati dan akan terus menikmati adanya kasih sayang. Apa yang akan terjadi di dunia ini jika tanpa adanya kasih sayang? Seperti kata temanku. Itulah sebuah ungkapan cinta untuk mereka – mereka yang tidak akan pernah melupakan kasih sayang.
Bapak, dimanakah engkau…Bagaimana keadaanmu saat ini? Apa yang sedang engkau alami saat ini..?
Malam tak mampu menjawab, siangpun tak bisa memberiku kesejukan.
TApi, bapakku masih ada kok, dia ada di Kalimantan, pulaunya orang – orang dayak yang katanya cantik – cantik.
Bapak, maafin aku yach, aku satu anakmu yang sepertinya kurang berbakti kepadamu..Tidak pernah tahu bagaimana kabarmu disana, sungguh aku ini orang yang aneh..
Menangisku dalam ketiadaan..
Membelenggu diri dalam keterbukaan
Membakar Jiwa Yang Merana (”Nike Ardila”)
Eits…
Ngemeng epe sich…
Yach beginilah kalau lagi gak ngeh nulis tapi dipekso nulis, soale ada media dan ada kesempatan juga..
Okey Guys…dilanjutin ntar aja dech kalau dah ngeh…
Forgive me PAk…










Dulu sih gak segitu mikirin mo ngebahagian ato sekedar memberikan sesuatu sebagai tanda terima kasih buat mereka, seperti nyelesain sekolah yang dulu dengan susah payah mereka membiayainya. Tapi sekarang setelah mereka jauh, setelah kita mulai tau kalo hidup memang luar biasa, baru nyadar kalo keberadaan dan pengorbanan mereka tuh besar banget buat kita. Kadang kita malah merasa kalo orang tua itu penghambat kita untuk maju, untuk meraih jalan sukses kita sendiri, ngatain mereka egois, ketinggalan jaman dll…. tapi cobalah mengerti…….kalo sebenarnya itu semua untuk kebaikan kita….. meskipun kadang kita juga sebenarnya mau ngebahagiain mereka. Ngomong baik2 ttg keinginan2 itu kayaknya bisa jadi salah satu solusi biar hubungan anak ortu nggak tegang. Yah, sebelum terlambat…….untuk bisa ngebahagiain ortu….
knapa nggak di telpon aja???say that u love and care bout him
kalau bapakku selalu menasehati “selalu bersabar ya nak.. dengan sabar kita bisa lebih tenang” itu juga yang dikatakan waktu HP kesayanganku hilang.
Thanks Guys….I love My father so much
sejauh apapun jarak dan waktu memisah, juga sekian kejadian yang membuat hati dan pikir kita menghindar darinya, tapi tak bisa dipungkiri ada tetesan darah dan gumpalan daging yang mengaliri dan mengisi ruang di tubuh kita, itulah yang membuat kita masih punya rindu dan menyediakan sisi hati untuknya….
hiks, jadi bergetar hatiku membaca comment mu nuh, nuha