1 0 Archive | January, 2008
Articles

duhh

Jam 1 lewat 50 menit waktu jakarta, dukuh atas, jakpus….di kose puguh, temen satu angkatan waktu kuliah di ITS dulu, temen yang unik, lucu, dan hebat…sengaja sich aku maen ke kosnya yang di jakarta, yang kalo ada disana bisa ngenet gratis (sstt ada hotspot yang bocor..), ngobrol banyak..tentang kuliah dulu, tentang hima dulu, tentang apa aja yang bisa kita share…salah satunya tentang cewek yang ada di depan kosnya..keren loch ceweknya…aku pernah ketemu dia sepintas, memang cukup menawan, tapi gak banyak kok..heheehe. Ceritanya cukup menyedihkan..awalnya sich dikenalinnya ama ibu kosnya, dikenalin orangnya, trus disampaikan cerita tentang puguh ke orang tua sang cewek..tapi masih gak ada komunikasi apapun tuch..emang puguh ini sedikit pendiem (kadang – kadang bro..) tapi kalo udah ngobras..walah2..kemana – mana gak ada hentinya..emang dia satu orang temenku yang unik, pinter, lucu, dan semangat…hebat..

—-cerita terputus nich…

Puguh mulai cerita lagi….kalo cewek itu kemarin ada yang bonceng, nich dia konon ceritanya si doi ini gak pernah pacaran,emang belum pernah punya cowok dan kayaknya gak boleh punya cowok ma keluarganya. Si doi masih kuliah di salah satu perguruan swasta.. gak tahu juga sich tepatnya..tapi kata sang ibu kosnya puguh, dia anaknya rajin, pinter masak, dan oke lah pokoknya. Temennya si puguh tuch yang tahu si doi di bonceng ma seorang cowok pake ninja..wah..kalah tajir nich kayaknya…..ni dia masih nrocos cerita tentang sang gadis… yang kayaknya si puguh juga aduuuhhh….patah semangat dengan kejadian itu…
Guh, semangat yach….padahal dia udah ngincer sang gadis ini mulai pas jakarta banjir taon lalu itu…. wah..dah hampir setahun perasaan terpendam dan kayaknya sekarang pupus tuch…aduhh

Read full story →
Articles

lagi sedih

Nyampe surabaya….00.30. waktu juanda..wah malem banget..sebenarnya aku pengin di jemput sama orang yang paling deket denganku..tapi sayanknya ada banyak hal yang aku gak bisa hubungi dia. Akupun dijemput orang yang paling aku kasihi…aku sayangi setelah dia…

malam yang dingin itu aku ngerasa laper..sorenya emang belum makan, pulang kerja jam setengah lima langsung cabut menuju sukarno hatta, asal pilih aja naik pesawat yang loketnya kebetulan buka dan ada jadwal penerbangan ke surabaya. Akupun ajak dua orang yang menjemputku untuk makan di sebuah tempat yang aku dulu sering kesana sewaktu masih gumbul (kumpul) dengan arek – arek gak nggenah (jelas) sewaktu di BEM ITS. Tapi seneng kok makan bareng – bareng di emperan toko di pasar pucang, lesehan, sambil menikmati lantunan lagu jalanan yang asyik punya. Apes alias salah milih tempat makan, dapet bebek goreng yang super, gak anget blas (tidak hangat) , nasinya juga dingin, tapi akrena lapar bukan main, yach santap dan habislah sepiring nasi dengan bebek goreng itu.

Usai makan, ngantuk..wah penyakit tuch…penginnya hubungi sang kakak yang mungkin lagi tidur di peraduannya, aku urungkan niat untuk menghubungi dia, aq sms iwan, temen satu kegiatan dulunya, kenal juga karena kegiatan itu. Walaupun pada awalnya suaranya kedengaran lemes, tapi setelah aku bilang mau nginep di kosnya dia langsung merasa gak percaya, emang tiba – tiba sekali.  Trus..langsung cabut aja menuju kosnya, gang Mojo 1 no 12. Waduh, aku gak ngerti daerah kono (aku gak tahu daerah itu), jemput saja….Sampai di kosnya yang cukup sempit, namun cukup leluasa kalau dipakai sendiri, langsung tewas..pulas ampe pagi..

Waktu subuh tiba aku baru sms “kakakku” yang sering membangunkanku kala subuh, waktu dulu kita masih satu kos. Pending, aku telfon aja..lama nada sambungnya terdengar biasa, tuuuuttt gak pake I ring,  tapi akhirnya ada suara di balik sana, hallo..assawalmu’alaikum…tapi aku tidak mengenal suara itu, dan memang bukan suara kakakku, bukan dia. Katanya dia masih di masjid belum pulang sejak adzan subuh tadi….rasa rinduku masih belum terobati…

SMS aja lagi, janjian ketemu setelah urusanku di pasca sarjana ITS kelar, yach kira - kira jam 2an lah…Sampai akhir urusanku di pasca sarjana aku gak dapat balasan apapun, telfonku pun di reject olehnya, sedih dech rasanya…telfon lagi di reject lagi..mungkin dia sedang ujian, kan musimnya UAS.

Selepas dari kampus, aku menuju pangkalan laundry milik salah seorang adikku di keputih, aku berharap bisa menemuinya disana, bisa lepaskan kerinduanku dengan bertemu dan tertawa lagi bersamanya. Namun aku hanya menemukan mesin cuci, penjaga laundry dan kehampaan. ….

next…..

aku masih saja sms dan berharap hari itu bisa bertemu dengannya….nihil bro..

esoknya ternyata aku masih ada di surabaya, belum bisa kembali ke jakarta karena urusan memang belum selesai, aku coba hubungi dia lagi dan sekali lagi pengin dengar suaranya yang bijak dan banyak memberikan aku petuah, walaupun kadang aku juga kurang sependapat dengannya, tapi itulah yang aku rasakan, aku gak bisa apa2 kalau bukan karena supportnya, kalau bukan dengan masukan yang dia berikan ke aku dari awal aku di sma, nglayap seusai sma, kuliah, dan akhir kuliahku dulu..lagi – lagi di reject….smspun tanpa balas..

duhh.. sungguh aku merasa bahwa dia benar – benar membenciku…sungguh benci padaku..aku sungguh merasa sedih, …apa yang harus aku lakukan tuk bisa bertemu dengannya…tak bisakah? aku jadi semakin menjadi orang yang kerdil. Namun tiba – tiba ada sms masuk, dari dia… dari dia…..tapi masihnya aku terkejut dengan balasannya yang sungguh membuatku ingin menangis, “pulanglah dengan tenang, jangan engkau memaksakan diri untuk menemuiku ini bukan tentang benci,hanya mari kita berani tegas dan konsekuen dengan segala pilihan hidup kita kau telah memilih dia dan aku tak mau diduakan,oke kita berpisah.Aku sudah terima dan takkan mengganggumu lagi. Silakan berbuat sepuasmu dengan siapa saja dan bagaimana saja…”

hatiku teriris dan menangis tanpa air mata…..

aku akan selalu berusaha untuk tetap menjadi saudaramu yang seperti dulu yang bisa bersama dalam apapun, dalam setiap langkah yang kita rencanakan dan kita angankan bersama, kita besarkan impian dan keinginan kita untuk selalu mencapai yang terbaik..dan terbaik.

aku tetap memilihmu daripada dia, aku akan tetap memilihmu….

Read full story →
Articles

surabaya

2 hari surabaya

Surabaya..
setelah terakhir berkunjung ke surabaya lebaran kemarin yang menyisakan sebuah kenangan manis dan pahit, 2 hari kemarin kembali aku kunjungi kota yang membawaki hingga sekarang ini, membawaku menjadi seorang yang gak nggenah tapi cakep, hehe…untuk sebuah keperluan tentang masa depan dan sebuah hal yang sangat penting buatku.Apa yang akan menjadi sebuah impian yang sungguh membuatku ingin menggapainya dan menjadikan aku orang yang akan terus berbahagia dan terus merasakan kesejukan dan kenyamanan. Aku merasakan bahwa aku akan bisa bertemu dengan seorang kakakku yang telah beberapa saat kemarin menghilang. Beberapa waktu lalu sejenak melupakan adiknya ini, sejenak kemarin membuatku berfikir panjang dan sungguh menjadikan diri ini merasa menjadi orang yang paling bodoh, paling gak tau diri dan gak bisa menjadi orang yang benar.

Tapi aku tak bisa jumpai dia yang masih menaruh perasaan yang terpendam, tentang aku dan apa yang terjadi pada kami kala itu..tapi aku benar – benar merasa rindu pada dirimu, rindu akan senyum dan setiap kata yang pernah kau ucapkan dan tuturkan padaku… aku sungguh merindukan saat – saat bersama dirimu…tapi aku tak bisa menemukanmu di kota yang membuat kita semakin kental itu…

Wahai sodaraku…aku ingin tetap menjadi sodaramu…

Read full story →
Articles

dari bAliK malAm

Sebuah nafas memburu dalam keheningan malam, dalam sebuah jalan yang tak pernah dilalui sebelumnya. Mata menjadi buta dan mulutpun membisu dalam keheningan malam itu, seolah hanya hati ini yang mampu tergerak dan mampu menyuarakan sebuah nada.
Ouh..ada sesuatu yang terasa asing dan aneh, menjadi sebuah hal yang tersangkut di ruang otak, membuat mata harus terbuka dan mulutpun harus bersuara. Tak akan mampu hanya duduk terdiam dan terpaku menunggu sebuah kereta berlari dan menyambut sang awan yang cerah.
Keras sebuah tangan yang mengepal dan mata yang sudah memerah membuat darah terpacu dan semakin menderu..menjadikan sang pemalu menjadi beringas dan tak ada mampu untuk dielakkan ayunan – ayunan pedangnya untuk membunuh waktu dalam kehiduoan ini.
Darah malam yang pekat dan sedikit menggumpal membuat semakin buas dan ganas. Naluri membunuh dan menyiksa terus menguasai dan membelenggu diri, membuat otak itu tak mampu lagi berkata dan hatipun tak lagi ada kata yang tercipta…

Read full story →
  • Archive
  • Gallery
  • Quotes
  • Videos
  • Music
  • Links