Telah kubasuh debu dalam hatiku dengan air suci yang memungkinkanku untuk bicara cinta
Namun tatkala ku memasuki ruangan hatiku, kudapati musuh lamaku
Musuhku selalu hinggap dalam sekat-sekat hitam hatiku
Dan Menghantuiku sehingga mengobarkan api kekesalan Sekalipun telah kudendangkan
simponi cinta yang telah kurangkai
Namun begitu kuketahui, syair-syairnya menjadi bisikan yang hambar saat hatimu luka
Tapi tahukah bahwa perasaanku sama ketika melihat kelukaanmu
Airmatamu mencerminkan kasih sayang yang tak hingga
Airmatamu membangun bidadari dan bersarang di pintu hatiku
Airmatamu sedikit demi sedikit membunuh musuh lamaku
Airmatamu menjadikan Aku lebih paham tentangmu Hanya saja
Aku tak tahu siapa diriku
Hanya Tuhan dan roh-roh suci yang tahu siapa diriku
Aku hanya seorang mahkluk dan karena kemahklukanku
Segalanya harus dimaklum
Articles










hiks…hikss..