Keanehan memang sering terjadi, bahkan sesuatu yang menggelikan atau bahkan mengenaskan acap kali menjadi tontonan bagi kita semua di waktu – waktu yang tak terduga, tak pernah disangka.
Malam , makan malam dengan diiringi sedikit linu di gigi, huff, mana tahaaan.. bubur ayam menjadi santapan yang kurang sedap. Kurang nikmat, tapi tak mengurangi rasa syukur atas nikmatnya memberikan kelebihan rizqi dan masih bisa makan.
Di sela – sela makan, ada beberapa pengamen yang datang, menghampiri diantara kami yang sedang makan, ada yang menggunakan suara emas nya tanpa iringan musik, ada yang menyapa dengan lantunan gitarnya, ada ansamble gitar vs “drum” , ada lagi satu orang yang menggunakan seruling.
{ 0 comments }







